PALA Demit (Limited Edition)

  • Tergerus kemajuan zaman dan peralihan pola pikir; demit, makhluk halus, hantu, perlahan hilang dari cerita yang disampaikan ke anak Nusantara.

    Demit, dulu mereka biasa disebut, kini hilang taring tersingkirkan oleh aplikasi perangkat cerdas dan media sosial, perlahan-lahan menjadikan mereka bukan siapa-siapa.

    Di masa keemasannya, Gendoruwo menjadi penguasa pohon besar di sudut kampung, dan Kunti menjadi momok di malam gelap saat anjing liar melolong sebagai musik latar di kejauhan. Tapi kini tidak lagi.

     

    PALA Demit terlahir untuk merayakan kisah mereka. Dengan dial yang menyala dalam gelap, serupa mata yang menatap dari balik pohon rindang di pinggiran desa, PALA Demit mengingatkan anak Nusantara bahwa mereka ada. Di bawah meja, dibalik pintu lemari yang perlahan membuka atau di pojok kamar sebelum kita terlelap